Ozzon Radio

Dark Light

History

history

Berawal dari diskusi di perantauan dari pertemuan yang terkadang tidak disengaja antara kami yang berdiri di Radio Ozzon 105,30 FM saat ini, yang ketika itu kami adalah bagian dari mahasiswa Buton di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya mencoba memulai usaha mendirikan Radio FM di Kota Bau-Bau (Th. 1993) dengan Lembaga Siaran Radio CBS (Citra Buton Stereo) pada saat itu dan setelah dalam perjalanannya selama 3 tahun kami memutuskan untuk turun siar, tepatnya Th. 1996 kami mencoba untuk melakukan pembaharuan dengan projec yang sama namun dengan nama lembaga yang berbeda yaitu Radio Lojita di Kabupaten Buton saat itu dan Radio Lojita pun hanya dapat bertahan dengan 2 tahun siaran. Hal pengalaman yang kami terima dari dua Stasion Radio Swasta tersebut sangnat disadari kekurangannya bahwa fungsi pengawasan terhadap usaha yang telah dibentuk begitu terbatas dikarenakan keberadaan kami sebagai kuasa usaha dan pengelolaan, tidak berdomisili di daerah dengan kata lain ketika itu masih dalam menjalankan pendidikan di Pulau Jawa dengan wilayah yang berjauhan antara satu kepemilikan dengan yang lainnya (Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya).

Namun dengan tekat dan keinginan yang begitu kokoh untuk tetap memegang komitmen diantara sesama rekanan, maka pada tahun 2005 bersatu kembali dan berdiri dalam satu managemen bertekat untuk mendirikan Radio Siaran Swasta, dan tahun 2006 Radio Ozzon 105.30 FM hadir di Kota Bau-Bau dengan Lembaga Perseroannya PT. Radio Ozzon Duta Angkasa Raya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM  nomor : C-22482 HT.01.01 Tahun 2006 atas usulan Notaris Musnawir, SH nomor Akte 04  Tanggal 04 Mei 2006.

Berangkat dari niat untuk ikut mengembangkan perluasan sistem informasi dan hiburan melalui media radio, Radio Ozzon 105,30 FM menentukan segmentasenya dengan mengambil dari seluruh elemen segmentase pendengar dan pilihan sajian musik yang ada dengan proporsi siaran secara merata. Diharapkan kehadiran Radio Ozzon 105,30 FM di Kota Bau-Bau dapat dijadikan sebagai wahana dan atau wadah yang potensial guna pemenuhan kebutuhan informasi, hiburan, dan promosi disamping membukakan peluang karier profesi kepada masyarakat untuk menyalurkan hobi dan bakat serta pemenuhan kebutuhan hidup kelak.

Sebarkan berita ini:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Ping.fm
  • email
  • Live
  • MSN Reporter
  • MySpace
  • PDF
  • RSS
  • Twitter
  • Upnews

PITRA A RATULANGI : JANGAN LUPA ALMAMATER POLRES WAKATOBIEDIARTO "PENYERAHAN ASSET PEMKAB ADA MEKANISMERUMAH KANIT POLSEK WANGSEL DI BOBOL MALINGHUGUA BUKA LOMBA CIPTA MENU TK.KAB.WAKATOBIHUGUA HADIRI EXPO DAN DISKUSI KOPERASI LAKAMALIANGGOTA DPRD DARI DUA PROVINSI AKAN BAKAL RAKER DI WAKATOBIHUGUA : FFI DI WAKATOBI BAKAL MENDONGKRAK PEREKONOMIANHARI KESATUAN GERAK BHAYANGKARA (HKGB) 59 CAB.WAKATOBIWAKATOBI TUAN RUMAH PEMUTARAN FILM INTERNASIONALTIGA PERWIRA POLRES WAKATOBI DI MUTASIWAKATOBI TUAN RUMAH PEMUTARAN FILM INTERNASIONALKPID SULTRA GELAR SOSIALISASI P3 DAN SPSTIC BELUM DIMAKSIMALKAN SEBAGAI PENUNJANG PARIWISATAINVESTIGASI INDIKASI KASUS PUNGLI UMB KAMPUS E WAKATOBIPENGGUNA KNALPOT RACING MEMBANDELKPUD BUTON DITUNTUT PERTANGGUNGJAWABKAN DANA PILKADAMINA PENDERITA HYDROCEPHALUS DI BAUBAUDINKES WAKATOBI ADAKAN IMUNISASI TAMBAHAN POLIO PADA BAYI DAN BALITAKAPAL TONGKANG KANDAS PENGERJAAN PROYEK DI WAKATOBI TERHAMBATORANG TUA MURID SDN 2 PATUNO MENOLAK PEMUTASIAN GURU