WAKATOBI, ozzonradio.com – Direktur Perfilman Indonesia, Samsul Lussa,membuka acara seremonial pemutaran film bernuansa lingkungan tinggkat Internasional.Dalam acara yag dihadiri tokoh penting dalam dunia perfilm di tanah air tersebut, hadir juga Bupati wakatobi Ir Hugua, beberapa orang actor/aktris dari jakarta, penulis dan sutradara Film bertajuk lingkungan, kepala-kepala SKPD lingkup Pemkab wakatobi serta masyarakat umum, bertempat di Aula Pertemuan Patuno Beach nResort, Rabu (26/10).
Samsul Lussa, dalam sambutannya sekaligus membuka acara tersebut mengatakan, Wakatobi sebagai tuan rumah pemutaran film bertema lingkungan tingkat internasional ini, kedepannya bakal mengangkat nama wakatobi hingga ke dunia internasional, khususnya dalam hal pariwisata bahari.
“Dari segi pariwisata, pemutaran film internasional di wakatobi yang bertemakan lingkungan tersebut, memiliki makna penting seperti dunia pendidikan, sebagai lokasi syuting pembuatan film, pengembanga destinasi pariwisata akan lebih diperhatikan oleh pemerintah pusat
bahkan dunia,” terang Samsul Lussa yang juga mewakili menteri
pariwisata RI.
Sementara itu, Bupati Wakatobi Ir Hugua, dalam sambutan singkatnya menjelaskan pemutaran film tingkat internasional yang bertemakan lingkungan dan ditempatkan di wakatobi ini merupakan yang pertama kali di dunia.”Selamat datang di bumi Surga Nyata Bawah Laut Di Pusat Segi Tiga Karang Dunia. Film tentang lingkungan sangatlah berarti untuk ditonton. Karena, dengan menontonnya maka kita secara tidak langsung diajak untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan. Siapa saja yang mensponsori perbaikan lingkungan, niscaya akan mendapat kemudahan dalam segala hal,” ajak Hugua dalam sambutan singaknya.
Perlu diketahui, dalam pemutaran film tentang lingkungan tersebut, Pemkab Wakatobi berkerjasama dengan perfilman nasional dan internasional. Pembukaan perdana pemutaran film bernuansa lingkungan dimulai dengan judul film There Once was an Island dilakukan di Patuno Beach Resort pukul 20.30 Wita,Rabu (26/10).
Hadir pula actor/aktris serta penulis dan sutradara yang berperan dalam beberapa film bernuasa lingkungan yakni Garin Nugroho, Kamila Andini,Mira Lesman, Riri Riza,Nicholas Saputra, Vincent Moo, Dave Arnolds, Justin Robertson. Beberapa film internasional yang bakal diputar dengan judul There once was an island, Thank you and good nigth mother, Wind of the coast, Ubber wasser/before the flood, Age of stupid, The magic of kakaban island, Vincent moon, laskar pelangi, Sang pemimpi, The mirror never lies,Paotere, Mengejar ombak, dan Fish don’t cry. Selain itu ada beberapa film pendek, yakni Baloons, the black journey, littel tree littel me, film bodyshop, dan film by bike to work.
Sebelumnya, Kabag Komunikasi Informasi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, La Ode Ifi, mengatakan pemutaran festival film lingkungan internasional akan berlangsung selama lima hari. Mulai Rabu tanggal 26 hingga 30 oktober. Pemutaran film tersebut akan dilakukan beberapa dititik yang telah ditentukan dan dapat ditonton oleh khayak ramai.”Pemutaran perdananya di Patuno Resort, menggunakan layar tancap yang dipasang dilaut (bibir pantai_red). Lalu hari kedua di gedung Darma Wanita, di Desa One Laro,dan di desa Mola,” ucap La Ode Ifi
Ditambahkan, dalam pemutaran film bernuasa lingkungan tersebut akan dirangkaian dengan kegiatan workshop pembuatan film, diskusi seputar film,dan sepeda santai yang pesertanya dari pelajar SMP dan SMA. “Ada beberapa kegiatan lain selain pemutaran tersebut.Saya harap dengan kegiatan ini masyarakat akan sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan dari kerusakan,”harap La Ode Ifi.
Amatan Ozzonradio.com, usai acara pembukaan pemutaran film tentang lingkungan tersebut, Bupati Wakatobi Ir Hugua, memberikan bingkisan kepada Direktur Perfilman Indonesia, Samsul Lussa, berupa buku-buku tentang pariwisata bahari wakatobi serta buku-buku yang telah dirilis Bupati seperti Surgaisme, Kaya dan Miskin adalah pilihan, Lelaki itu Hugua.(ian)


