Ozzon Radio

Dark Light
Mina ( Penderita hydrocephalus ) di Baubau

Baubau,ozzonradio.com–Awalnya hanya mendengar kisah dari seorang sahabat, tentang seorang anak perempuan dari keluarga sederhana yang sejak kecil menderita penumpukan cairan di kepalanya yang biasa dikenal dengan sebutan hydrocephalus. saya mulai membayangkan, betapa menderitanya anak tersebut, pastilah sakit… terus membayangkan, hingga hati ini benar2 terketuk, saya musti membantunya, semampu saya, sebisa saya. Kemudian, ada sahabat yang mempunyai niat sama… membantu Mina, nama anak tersebut… miris melihat foto dari Sahabat akan keadaan anak itu, namun hati ini SANGAT ingin melihat secara langsung walau melihat fotonya saja rasa ini tlah gemetar… dan hari ini Tanggal 20 Oktober 2011, dengan ucapan Basmallah kami berempat melangkahkan kaki menuju kediaman Mina.

 Kediaman Mina tak jauh dari rumah seorang Sahabat, dengan melangkahkan kaki, kami menelusuri jalan berbatu khas pegunungan, berdebu dengan cuaca terik menggoda… jalan berbatu itu menanjak membuat nafas terengah, peluh menetes bak butiran jagung (inilah pengaruh serba instan, capek sedikit jadi ngosngosan) menerobos rerumputan yang terlihat mengering tanpa siraman hujan… jalan ini cukup menantang, mendaki bebatuan menelusuri rerumputan dan terlihatlah rumah sederhana tempat Mina dan keluarhanya tinggal. rumah panggung berdindingkan jelajah, bisa dibayangkan betapa panasnya berada didalam rumah itu, Suasana hening sejenak setibanya kami di dalam dan dengan keberanian seadanya wawancara dengan ibu Minapun berjalan sederhana.

 Mina kecil adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Mina menderita hydrocephalus,  sejak kecil, bahkan telah melakukan beberapa operasi untuk kesembuhannya.diantaranya adalah operasi pemasangan selang yang berguna sebagai alat bantu Mina, namun seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan Mina, maka selang tersebutpun dicabut oleh pihak rumah sakit, sebagai perlindungan untuk mina agar selang tersebut tidak membahayakan tubuhnya…dan karena pihak Rumah Sakit Umum Palagimata BauBau belum begitu mampu mengatasi kasus yg demikian (alat dan tenaga yg blum memadai ataupun alasan lain) maka Minapun dirujuk untuk ke Makassar.

Apalah daya, “Kami hanyalah keluarga miskin” kata ibunda Mina, dan kami mengerti akan hal itu… Ibu yang tegar.

Diam sejenak, kami pun diajak kekamar Mina..melihat dengan mata kepala kami sendiri, melihat kondisi mina, hati ini berdebar, andai hati ini tak kuat, entah apa jadinya… Dia hanya seorang mina kecil, bukan seperti kami yang telah dewasa, anak sekecil Mina berjuang menahan sakit… dan,, titik air mata menetes… namun tak boleh menangis.. cukup kumenelan isakanku, memotret tubuh Mina dan mengajak ibunda untuk menjelaskan… diwajah Mina ada tonjolan, tepat disisi atas hidung dekat mata …tonjolan entah berisi apa itu, airkah? dagingkah?.. Rambut mina telah gunting pendek dan dicukur selayaknya rambut anak laki2… dan di kepala bagian kirinya terlihat perban yang diplaster sebagai bekas operasi beberapa hari yang lalu….Masya Allah… tak sanggup… dan hanya beberapa potret mina yang menahan sakit yang bisa kuambil. Isakannya, erangannya meminta tolong pada Ibundanya membuat hati ini seolah diiris….. “Tuhan, kuatkan aku” batinku.. dan aku hanya bisa tersenyum mengusai diri.

 Kami meninggalkan kediaman mina, setelah berpamitan pada Ibunda Mina yang tak sempat mengantar kami keluar rumah dikarenakan oleh mina yang terus mengerang, berteriak saking Kesakitannya dia. Seorang sahabat bercerita, mengenang mina sewaktu Mina masih bisa bermain walau ditubuhnya tertancap selang pembantu. terbayang Mina dalam kisah itu di alam pikirku…

 Sambil melangkahkan kaki, tersusun beberapa harapan, ingin mengajak sebanyak mungkin penduduk BauBau pada khususnya dan seluruh Umat pada umumnya untuk menyisihkan sebagian harta mereka untuk membantu Keluarga Mina, Membantu meringankan beban keluarga yang tak disangka juga ada di kota BauBau ( selama ini hanya lihat di layar kaca). Karena itu, kami.. atas nama keluarga Mina dan Pemuda-Pemudi BauBau yang terketuk hatinya, mengharapkan uluran tangan dari Semuanya untuk sekedar meringankan Beban keluarga sederhana ini.

Bagi yang ingin Memberi sumbangan dana dapat melalui saya (Nishya Wa Ode), Thina Bloom, Nal Inhal, dan Jazhari Lawero. Yang infonya ada di Nama FB masing-masing. atau bisa melalui Bank BRI dengan No rekening  4889-01-006464-53-5 Atas nama Wa Ode Hanisa…Semoga Berapapun Keikhlasan Anda bisa meringankan Beban Keluarga Mina…

 ”Mina juga Anak bangsa, anak daerah yang musti dibantu, agar tetap menjadi Mina… Bagian dari Bumi Indonesia pada umumnya dan Bumi BauBau pada khususnya…”

BauBau, 20 Oktober 2011

Penulis : Wa Ode Nishya

Sebarkan berita ini:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • Ping.fm
  • email
  • Live
  • MSN Reporter
  • MySpace
  • PDF
  • RSS
  • Twitter
  • Upnews



Advertisement
TOP 15 Musik Indonesia
Air Date : 15 APRIL 2012 #16

1. RUMOR-BUTIRAN DEBU 2. LASTCHILD FT GISSELE-SEPARUH NAFAS 3. SANDY SANDORO-ASMARA KITA 4. PIYU-SAKIT HATI 5. NOVA ELIZA-PUTUS SANBUNG TERUS 6. REGINA-KARENA CINTA 7. ELECTRA-CINTA DI DADA 8. ABIGAIL-REKAN KERJA 9. AMMIR-AKU JATUH CINTA 10. SHINOBI-PENGGODA 11. UYA KUYA FT ASTRID-KARENA CINTA 12. BUDI DOREMI-123456 13. NIDJI-SAVE ME 14. UNGU-SAYANG 15. MEDICAL BAND-SIANG MALAM

MD: Tongky,Beben | Host: Laraz Ernest
Partner

PITRA A RATULANGI : JANGAN LUPA ALMAMATER POLRES WAKATOBIEDIARTO "PENYERAHAN ASSET PEMKAB ADA MEKANISMERUMAH KANIT POLSEK WANGSEL DI BOBOL MALINGHUGUA BUKA LOMBA CIPTA MENU TK.KAB.WAKATOBIHUGUA HADIRI EXPO DAN DISKUSI KOPERASI LAKAMALIANGGOTA DPRD DARI DUA PROVINSI AKAN BAKAL RAKER DI WAKATOBIHUGUA : FFI DI WAKATOBI BAKAL MENDONGKRAK PEREKONOMIANHARI KESATUAN GERAK BHAYANGKARA (HKGB) 59 CAB.WAKATOBIWAKATOBI TUAN RUMAH PEMUTARAN FILM INTERNASIONALTIGA PERWIRA POLRES WAKATOBI DI MUTASIWAKATOBI TUAN RUMAH PEMUTARAN FILM INTERNASIONALKPID SULTRA GELAR SOSIALISASI P3 DAN SPSTIC BELUM DIMAKSIMALKAN SEBAGAI PENUNJANG PARIWISATAINVESTIGASI INDIKASI KASUS PUNGLI UMB KAMPUS E WAKATOBIPENGGUNA KNALPOT RACING MEMBANDELKPUD BUTON DITUNTUT PERTANGGUNGJAWABKAN DANA PILKADAMINA PENDERITA HYDROCEPHALUS DI BAUBAUDINKES WAKATOBI ADAKAN IMUNISASI TAMBAHAN POLIO PADA BAYI DAN BALITAKAPAL TONGKANG KANDAS PENGERJAAN PROYEK DI WAKATOBI TERHAMBATORANG TUA MURID SDN 2 PATUNO MENOLAK PEMUTASIAN GURU