WAKATOBI, ozzonradio.com – Sejak Agustus lalu tender proyek pengaspalan jalan poros kota Wangi-Wangi sejauh 5 Km menggunakan aspal Hotmix telah berjalan. Namun pengerjaan proyek ini terhambat disebabkan kapal tongkang yang memuat material berupa batu pecahan kerikil kandas diperairan dangkal di posisi laut Morowali, Sulawesi Barat (Sulbar). Demikian disampaikan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Kabupaten Wakatobi,Drs H Kamaluddin, saat ditemui dikantornnya, Rabu (19/10).
“Sudah hampir sebulan lebih kapal tongkang itu kandas saat menuju Wakatobi dari Kota Palu. Kemungkinan kapal dengan muatan aspal hotmix tersebut bertemu badai ditengah laut saat menuju Wakatobi. Lanjutnya, menurut informasi bahwa kapal berteduh diperairan dangkal menghindari cuaca yang tidak bersahabat, namun naas, saat itu pula kapal tongkang kadas dibagian belakang perairan Morowali Sulbar,” terang H Kamaludin.
Lebih jauh dijelaskan, semua upaya telah dilakukan untuk mengeluarkan kapal tongkang dengan bantuan ditarik kapal takeboat serta diberi pelampung drum kosong untuk mengapungkan kapal tersebut, namun usaha itu tetap tidak bisa, karena terlalu dangkal, namun pihak kapal akan tetap berusaha, dan dipastikan minggu ini kapal berserta material untuk aspal hotmix sudah tiba Wakatobi, jelasnya.
Ditambahkannya, pengerjaan pengaspalan sejauh 5 kilometer untuk jalan poros kota Wangi-Wangi ini menelan anggaran APBD kurang lebih 11 miliar dan akhir masa pengerjaannya di minggu kedua bulan Desember, namun akibat terjadinya kapal tongkang yang memuat material kandas diperairan dangkal Morwali Sulbar ini, maka dipastikan akhir pengerjaannya akan molor .”Karena dengan kandasnya kapal tongkang itu, pengerjaan bisa dipastikan jalan tidak tepat jadwalnya,” tutupnya. (ian)


