Baubau, Ozzonradio.com – Rencana pemekaran propinsi Buton Raya termaksud Buton Tengah dan Buton Selatan telah masuk dalam program legislative 2010. Demikian dikatakan oleh Umar Arsal, Anggota DPR-RI Komisi V, yang juga anggota Badan Legislative DPR-RI yang ditemui usai peresmian Gedung Kampus STIKES ITS di Baubau.
Menurut Umar Arsal, semua anggota Komisi di DPR-RI setuju untuk melanjutkan rencana pemekaran yang sudah dibahas oleh anggota DPR-RI terdahulu.
“Buton Raya, Buton Tengah dan Buton Selatan sudah masuk dalam kelompok 16 pembahasan Baleg, ada 30 daerah yang akan dimekarkan. Karena udah masuk dalam Prolegnas maka kita akan teruskan ke Pemerintah,” ujarnya.
Umar menambahkan, walaupun ada keinginan pemerintah untuk melakukan moratorium, namun semua anggota DPR-RI khusunya anggota dari Fraksi Demokrat tetap untuk melanjutkan proses pembahasan pemekaran daerah.
“Kami punya janji pada saat kampanye lalu kepada masyarakat apabila tetpilih menjadi anggota DPR-RI akan mengupayakan proses pemekaran. Olehnya itu kami akan membayar utang kampanye tersebut dengan mengupayakan proses pemekaran daerah,” tambahya.
Anggota Legislative DPR-RI ini berjanji, sebagai utusan dari Daerah Pemilihan Sulawesi tenggara, dia dan 5 orang anggota DPR-RI lainnya, akan terus mengawal proses pemekaran Buton Raya, Buton Tengah dan Selatan, sehingga proses pemekaran yang diinginkan oleh masyarakat lingkup Buton Raya Bisa cepat tercapai.(and)


